English Version    Mandarin Version          
Siapakah warga senior itu ?

Semakin meningkatnya umur harapan hidup di Indonesia jumlah penduduk berusia lanjut juga bertambah banyak. Warga senior atau orang lanjut usia didefinisikan sebagai orang yang berumur di atas enam puluh tahun dan memiliki keterbatasan gerak dan aktifitas.

Perhatian khusus

Warga senior perlu mendapat perhatian khusus karena berkurangnya kemampuan diri baik secara fisik, mental, sosial dan finansial. Mereka memerlukan bantuan dari orang terdekat yakni keluarga, perawat maupun pendampingnya supaya mereka memperoleh rasa tenteram dan nyaman. Warga senior juga perlu mendapatkan perlakuan layak yang sewajarnya tanpa diskriminasi.
Bukanlah pekerjaan mudah dalam merawat warga senior. Diperlukan pengetahuan, kesabaran dan kemauan pengabdian serta ketrampilan untuk bisa memberikan perhatian terbaik bagi warga senior.

Bagaimana warga senior dapat hidup sehat?

Warga senior dapat hidup sehat dengan melakukan:
  • Olahraga teratur seperti jalan kaki yang lebih baik dilakukan pada pagi hari.
  • Makan dengan gizi seimbang dan memperbanyak makan sayuran dan makanan lain yang berserat tinggi.
  • Tidak merokok.
  • Menjauhi stress, antara lain dengan berusaha santai dan tidak mencoba melakukan sesuatu yang tidak mungkin.
  • Membuat perencanaan waktu dengan baik (buat daftar kegiatan), membuat keputusan yang bijak (melengkapinya dengan mencari informasi yang cukup, mencari baik dan buruknya terlebih dahulu suatu permasalahan) dan beraktifitas dengan melakukan berbagai kegiatan yang disenangi.
Bagaimana kesehatan para Warga Senior?

Kesehatan mental para Warga Senior pun perlu diperhatikan, beberapa langkah untuk menjaga kesehatan mental warga senior.
  • Berpikir positif dan punya rasa humor
  • Melakukan kegiatan-kegiatan yang disukai
  • Berbagi cerita tentang masalah yang dihadapi pada pasangan jika ada atau pada orang terdekat
  • Selalu bersikap penuh kasih, murah hati dan santun
  • Melakukan olahraga teratur, makan secukupnya, cukup tidur/istirahat, tidak merokok atau minum alkohol untuk menghilangkan stress
  • Supaya terhindar dari stress disarankan agar warga senior melakukan relaksasi otot, meditasi, melakukan pijat punggung dan leher

Mulai pada usia 40 tahun keatas berat otak mengalami penurunan, pada usia 90 tahun berat otak hanya 60% dari berat otak pada usia 30 tahun. Penurunan berat otak tidak berarti kualitas otak ikut menurun. Menurut dr Sudir Purba PhD seorang ahli neuroendokrinologi, kondisi otak bisa tetap prima asalkan terus digunakan seperti pada prinsip "USE IT or LOSE IT".

Selain itu, usia berbanding lurus dengan faktor biologis. Artinya dengan bertambahnya usia hormon stress juga akan bertambah. Namun secara psikologis, pertumbuhan faktor stress ini dapat diimbangi dengan proses pembelajaran dalam kehidupan sosial. Karena itu seseorang yang menggunakan otaknya dengan benar di usia matang akan tetap memiliki rasa percaya diri lebih tinggi dari sebelumnya.

Apa yang sebaiknya anda lakukan?

Cara terbaik untuk menjaga agar otak tetap bekerja dengan optimal dimasa tua adalah dengan menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.
  • Waspadai tekanan darah dan kadar gula darah, Hipertensi dan diabetes berkait erat dengan masalah daya ingat dan daya pikir.
  • Konsumsi antioksidan makanan yang kaya antioksidan dapat meningkatkan kesehatan otak dan menurunkan resiko penyaktit Alzheimer.
  • Mengkonsumsi antioksidan dapat menghindarkan efek oksidasi dan radikal bebas terhadap kerusakan sel otak.
  • Tanggulangi depresi - saat terjadi depresi kadar kortisol meningkat dan merusak jaringan otak bagian hipokampus yang berperan terhadap penurunan fungsi kognitif dan memori otak.
  • Terus beraktif, karena pada manusia yang aktif seluruh tubuhnya pun aktif, fungsi cardiovascular dan sistem kekebalan tubuh membaik sehingga tubuhpun berfungsi secara maksimal.
  • Tetap belajar mencoba melakukan hal-hal baru di usia matang dapat meningkatkan fungsi kognitif. Jika selama ini anda ingin mempelajari musik atau seni, jangan ragu untuk mencobanya sekarang.